ASUMSI MASYARAKAT SOAL KACA FILM MOBIL Part 1

Mencegah terik cahaya sang surya yang membikin kabin terasa panas di siang hari dan menjaga privasi di dalam kendaraan beroda empat menciptakan latar belakang konsumen memasang kaca film.

Dikala ini di masyarakat masih banyak salah pengertian hal-hal yang terkait dengan kaca film. Salah satunya yaitu, percaya bahwa kaca film kian gelap, karenanya kinerjanya aka kian baik. Benarkah demikian?

Sedikitnya ada 10 asumsi yang beredar luas di masyarakat Indonesia seputar kaca film. Apakah sebagian asumsi masyarakat yang beredar soal kaca film ini yaitu mitos atau fakta? Berikut ini fakta yang bisa kami berikan:

1. Kaca film gelap berarti meredam panas total

MITOS. Di dalam kaca film terdapat tiga indikator yang perlu dilihat sebelum membelinya merupakan penolakan cahaya infra merah (Infra Red Rejection/IRR), penolakan cahaya ultra violet (Ultra Violet Rejection/UVR) dan kesanggupan meneruskan sinar nampak (Visible light transmitted/VLT). IR Rejection sendiri yang menjadi indikator utama dalam hal meredam paparan panas sang surya dan tak mempunyai kekerabatan dengan besaran tahapan kegelapan dari sebuah kaca film. Level kegelapan dari sebuah kaca film diatur dari kesanggupannya meneruskan sinar nampak, dibuktikan dari besaran VLTnya. VLT kian besar berarti kian jernih kaca film hal yang demikian.

Kaca film gelap tidak berarti meredam panas total. Dengan demikian dapat jadi kaca film yang jelas dapat juga meredam panas total asalkan kesanggupan IR Rejectionnya tinggi diperbandingkan kaca film yang gelap dengan skor IR Rejection lebih rendah.

2. Empat semestinya dijemur sesudah pemasangan kaca film

FAKTA. Pengerjaan pemasangan kaca film memakai air untuk memudahkan pemasangan. Oleh maka, diperlukan daya panas untuk membikin kaca film melekat total dan mengeringkannya. Pengerjaan pengeringannya dijalankan secara natural dan memakan waktu sekitar 1-2 hari.

Empat semestinya dijemur sesudah pemasangan kaca film. Menjemur kendaraan beroda empat di luar sesudah pemasangan dan jangan diparkir di dalam ruangan, biarkan saja di bawah kanopi. Ini dijalankan untuk menolong pengerjaan pengeringan sesudah pemasangan kaca film. Kecuali itu, jaga supaya kaca jendela tak dinaik-turunkan sebagian hari agar kaca film yang masih berair tak bermigrasi daerah atau mungkin bergeser posisinya.

3. Selesai pasang kaca film mobil jangan dicuci

MITOS. Pernyataan ini acap kali kali dilontarkan oleh orang atau pihak yang memasangkan kaca film dan menciptakan alasan kenapa pemilik kendaraan beroda empat tak berkeinginan mencuci mobilnya walau keadaan eksteriornya telah kumal. Akan melainkan, aktivitas yang menjunjung kebersihan ini ternyata legal-legal saja dijalankan dengan persyaratan yang rasanya gampang untuk dijalankan

Pemasangan kaca film itu dijalankan pada komponen dalam kendaraan beroda empat meskipun dan cuci kendaraan beroda empat di komponen luar kendaraan beroda empat, jadi tak ada situasi sulit. Akan melainkan, dikala mengelap kaca dari dalam, dianjurkan agar lebih perlahan, sebab kaca film belum kering dan perekat belum melekat total. Bila pemasangan kaca film masih benar-benar baru sebaiknya jangan dilap.

4. Kaca film sekali pasang untuk selamanya

MITOS. Tak banyak konsumen yang menyadari bila kaca film -seperti juga produk lainnya- mempunyai umur gunakan. Sebagian alasannya, sebab formatnya yang konsisten saja sama dan tak terlalu besar pengaruhnya, berbeda dengan keausan ban maupun usia aki yang telah tua. Sedangkan belum ada barometer mengenai umur pastinya, tapi sebagian produsen kaca film berani memberikan garansi selama 5 tahun. Lalu apa sajakah yang menjadi pedoman-pedoman kaca film semestinya diganti?

Saat wujud fisiknya telah mulai berubah dari warna kaca film pudar, daya kerja kaca film yang menurun dan muncul gelembung – gelembung kecil pengaruh kehilangan energi rekatnya, serta kejelasan energi pandang yang dijadikan berkurang sehingga kaca menjadi lebih buram karenanya sebaiknya Anda mengganti kaca film.

5. Supaya kencang selesai, kaca film dapat ditimpa

MITOS. Pemasangan kaca film dengan keadaan mengganti yang telah ada, memang memakan waktu cukup lama, sekitar 2-3 jam dan adakalanya membikin konsumen mengambil jalan pintas dengan merangkapnya sehingga waktunya jadi lebih kencang. Kecuali itu, demi ‘privacy’, konsumen melapisnya agar muncul logat yang lebih gelap dan tak dapat dipandang dari luar.

kaca film dapat ditimpa?

Pendobelan kaca film tak dianjurkan sebab lapisan kedua tak melekat ke kaca sehingga menjadi mudah lepas dan alasan kedua, lapisan perekat nya bisa merusak kaca film yang pertama. Alasan merangkap kaca film untuk membuatnya lebih gelap juga tak serta merta dianalisis secara matematika simpel. Seumpama kaca film lapis pertama 40% dan lapis kedua 40% belum tentu menjadi 80%. Pasalnya, angka prosentase hal yang demikian hanyalah kelompok biasa tingkat kegelapan yang ada di pasaran dan kalau dipandang spesifikasinya, persentasenya antar brand malah tidaklah sama meski sama tingkat kegelapannya.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *