Ruang Sempit Jangan Gunakan Plafon Tinggi

Plafon rumah
Plafon rumah – Ruang sempit jangan gunakan plafon tinggi. Apa alasannya? Dalam arsitektur rumah, Anda pasti mengetahui komponen dari interior rumah seperti plafon atau yang umum diketahui sebagai langit-langit. Menurut pengertiannya, plafon ialah komponen konstruksi yang menjadi pembatas antara rangka bangunan dan rangka atapnya. Atau lebih mudahnya, plafon yakni pembatas antara atap dengan ruang dibawahnya.Sebagai penutup, plafon juga tak jarang difungsikan sebagai daerah menyembunyikan kumpulan kabel dan selang serta struktur rangka atap yang dianggap mengganggu tampilan ruang secara keseluruhan. Posisi plafon yang ideal sebagian meter di bawah rangka atap akan memunculkan tampilan rongga yang cukup untuk memuat berjenis-jenis instalasi.

Plafon Rendah Untuk Ruang Sempit
Padahal untuk jarak plafon dengan lantai ruangan seharusnya dipandang secermat mungkin. Apabila memperhatikan popularitas dikala ini, ada kecenderungan perubahan selera dimana para pemilik rumah menganggap bahwa plafon yang tinggi bisa diterapkan pada rumah dengan luas bangunan kecil ataupun besar. Tetapi buktinya hal ini salah.“Untuk rumah dengan luas bangunan sekitar 54 meter persegi, plafon yang dirancang terlalu tinggi benar-benar tak ideal proporsinya. Sebab dengan luas ini, lahan akan dibagi menjadi sebagian ruang. Nah, untuk kamar tidur kemungkinannya cuma berukuran 3×3 meter saja. Untuk itu, plafon rendah dengan tinggi sekitar 2,7 meter dirasa lebih bagus dan tepat,” terang Arsitek Arades Living, Astrid Hapsari Raharjo, dikala dihubungi Rumah.com, Selasa (9/2).

Menurutnya, sekiranya ruang sempit disandingkan dengan jarak plafon yang tinggi, poin kenyamanannya cuma sementara dan malahan memunculkan permasalahan ke depan.“Nantinya plafon yang dipaksakan tinggi ini dapat mengakibatkan permasalahan untuk si pemilik rumah. Semisal, debu menumpuk di langit-langit dan susah dibersihkan. Penempatan furnitur juga seharusnya dipilah dengan ideal supaya sinkron dengan tingginya plafon,” tutur Astrid.

“Kecuali itu, udara panas dari bawah akan mengumpul di atas dan susah mencari jalan keluar. Walhasil peredaran udara di dalam suatu ruang sempit malah menjadi tak lancar. Selain, sekiranya tersedia banyak ventilasi atau adanya ceiling fan (kipas angin plafon) yang dapat menjadi solusi,” tandasnya

3 Meter Untuk Ruang Lebih Lega
Sementara untuk ruangan yang lebih lega sekitar 3 meter x 5 meter, jarak plafon yang lebih tinggi sekitar 0,3 meter boleh dipakai.

Astrid mengatakan, “Plafon setinggi 3 meter dapat diterapkan pada ruang tetamu atau mungkin kamar tidur utama yang umumnya lebih luas sekitar 15 meter persegi. Guna menambah poin keindahan, langit-langit dapat dilapisi dengan wallpaper yang senada dengan tema ruangan.” Tapi yang perlu diingat, merancang plafon tinggi tentu memakan tarif ekstra. Sebab telah tentu akan memerlukan jumlah material yang lebih banyak. Terakhir, Astrid menambahkan bahwa plafon tinggi juga memerlukan trek udara yang memadai sama seperti plafon rendah.

 

 

Artikel terkait : Panel dinding

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *